Blog

Blog ini kami maksudkan untuk memberikan informasi dan pencerahan terkait kekayaan intelektual guna menjawab segala kebutuhan masyarakat pelaku usaha:

  • Permohonan Banding Pendaftaran Paten - Permohonan banding dapat diajukan terhadap: penolakan Permohonan; koreksi atas deskripsi, klaim, dan/atau gambar setelah Permohonan diberi Paten; dan/atau keputusan pemberian Paten. Permohonan banding diajukan secara tertulis oleh Pemohon atau Kuasanya kepada Komisi Banding Paten dengan tembusan yang disampaikan kepada Menteri dengan dikenai biaya. Komisi Banding Paten mempunyai tugas menerima, memeriksa, dan memutus: permohonan banding terhadap penolakan Permohonan; permohonan banding terhadap koreksi atas deskripsi, klaim, dan/atau gambar setelah Permohonan diberi Paten; dan permohonan banding terhadap keputusan pemberian Paten. Susunan Komisi Banding Paten terdiri atas: 1 (satu) orang ketua merangkap anggota; 1 (satu) orang wakil ketua merangkap anggota; dan paling banyak 30 (tiga puluh) orang anggota yang berasal dari unsur: 15 (lima belas) orang ahli di bidang Paten; dan 15 (lima belas) […]
  • Syarat Mengajukan, Pengumuman Dan Pemeriksaan Substantif Pendaftaran Paten [New Blog] - Syarat Mengajukan Pendaftaran Paten Paten akan diberikan berdasarkan Permohonan yang diajukan oleh Pemohon atau Kuasanya kepada Menteri secara tertulis dalam bahasa Indonesia dengan membayar biaya. Setiap Permohonan diajukan untuk satu Invensi atau beberapa Invensi yang merupakan satu kesatuan Invensi yang saling berkaitan. Permohonan Paten harus melampiri persyaratan-persyaratan sebagai berikut: Judul Invensi; Deskripsi tentang Invensi, yang harus mengungkapkan secara jelas dan lengkap tentang bagaimana Invensi tersebut dapat dilaksanakan oleh orang yang ahli di bidangnya; Klaim atau beberapa klaim Invensi, yang harus mengungkapkan secara jelas dan konsisten atas inti Invensi; Abstrak Invensi; Gambar yang disebutkan dalam deskripsi yang diperlukan untuk memperjelas Invensi, jika Permohonan dilampiri dengan gambar; Surat kuasa dalam hal Permohonan diajukan melalui Kuasa; Surat pernyataan kepemilikan Invensi oleh Inventor; Surat […]
  • Pendaftaran Paten: Mengenal Invensi dan Subjek Paten [New-Blog] - Sebelum membaca uraian kami tentang hki paten kami ajak anda membaca blog kami sebelumnya yaitu Perbedaan Merek, Paten, Hak Cipta dan Desain Industri sehingga setelah membacanya anda akan mengerti yang akan kami jelaskan di bawah ini: INVENSI PATEN Invensi adalah temuan dalam bidang teknologi yang dapat dipatenkan. Invensi yang dapat diberi Paten berdasarkan Pasal 5 UU No 13 Tahun 2016 tentang Paten (“UU Paten“), meliputi: Invensi dianggap baru, yaitu jika pada tanggal penerimaan paten Invensi tersebut tidak sama dengan teknologi yang diungkapkan sebelumnya. Teknologi yang diungkapkan sebelumnya merupakan teknologi yang telah diumumkan di Indonesia atau di luar Indonesia dalam suatu tulisan, uraian lisan atau melalui peragaan, penggunaan, atau dengan cara lain yang memungkinkan seorang ahli untuk melaksanakan Invensi tersebut sebelum tanggal penerimaan […]
  • Istilah Dalam Hak Paten Dan Perlindungan Paten -   1. PATEN Paten diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten (“UU Paten”). Berikut kami berikan adalah istilah-istilah dasar yang terkait dengan HKI Paten adalah. Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensi tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses. Inventor adalah seorang atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan Invensi. Pemegang Paten adalah Inventor sebagai pemilik Paten, pihak yang menerima hak atas Paten tersebut […]
  • Pemeriksaan Substantif, Penghapusan Indikasi Geografis dan Indikasi Asal [New-Blog] - Pemeriksaan Substantif Indikasi Geografis Pemeriksaan substantif Indikasi Geografis dilakukan oleh Tim Ahli Indikasi Geografis. Tim Ahli Indikasi Geografis adalah tim independen yang terdiri atas orang yang memiliki keahlian yang melakukan penilaian mengenai Dokumen Deskripsi Indikasi Geografis dan memberikan pertimbangan/rekomendasi kepada Menteri sehubungan dengan pendaftaran, pengubahan, pembatalan, pembinaan teknis dan/atau pengawasan Indikasi Geografis nasional. Anggota Tim Ahli Indikasi Geografis berjumlah paling banyak 15 (lima belas) orang, yang terdiri atas para ahli yang memiliki kecakapan di bidang Indikasi Geografis yang berasal dari: perwakilan dari Menteri; perwakilan dari kementerian yang membidangi masalah pertanian, perindustrian, perdagangan, dan/atau kementerian terkait lainnya; perwakilan instansi atau lembaga yang berwenang untuk melakukan pengawasan dan/atau pengujian terhadap kualitas barang; dan/atau ahli lain yang kompeten, yaitu akademisi atau praktisi yang […]